Diposkan pada jilbab lukis

Cara Melukis Jilbab

Lukisan bukan hanya indah ketika dijadikan hiasan dinding. Tetapi kini lukisan juga menjadi pemandangan cantik dan indah jika dilukiskan pada jilbab.

Bagaimana cara membuat jilbab lukis? dengan bahan apa yang digunakan untuk jilbab lukis? jenis cat apa yang digunakan untuk melukis? nah kita akan buka semuanya disini. Berikut adalah tahapan cara untuk membuat Jilbab Lukis agar jilbab yang awalnya biasa menjadi lebih menarik, cantik, dan juga penuh seni dengan berbagai motif sesuai keinginan kita.

lukis2
Berikut langkah-langkah membuat jilbab Lukis :

  •     Siapkan jilbab polos dengan berbahan kain paris, kaos atau cotton. Lebih populer yang digunakan adalah bahan paris
  •     Siapkan alas penyanggah dari kayu (berbentuk kotak, segi tiga, dsb) atau bahan lainnya yang agak padat sebagai tempat menempelnya jilbab saat dilukis, agar bagian bawah kain yang terkena cat tidak langsung menempel pada kain lain atau benda lain.  Anda juga bisa menggunakan alat bantu seperti yang digunakan untuk merentangkan kain saat menyulam.
  •     Siapkan motif yang akan dilukis. Anda bisa mencari gambar-gambar di majalah bekas misalnya motif bunga, dll. Bisa digambar dahulu dengan pensil
  •     Gunakan cat acrylic merk phoenix atau lainnya asalkan sifat cat tersebut bila kering menjadi seperti karet.
  •     Gunakan beberapa kuas paling kecil dan air untuk pengencer cat sekaligus pembersih kuas.
  •     Usahakan cat yang akan ditorehkan tetap kental, jangan encer.
  •     Cat yang telah di lukiskan ke jilbab terkesan timbul, dengan penebalan tertentu.
  •     Keringkan hasil lukisan dengan diangin-anginkan, bisa dibantu dengan lampu.
  •     Bila telah kering, sterikalah perlahan dengan melapisi permukaannya dengan kain kaos.
  •     Jangan takut akan melebar atau salah coret, karena bila cat kering hasilnya akan terkesan abstrak dan indah.
  •     Beri kesan terang atau tiga demensi dengan cara pertebal dan diperterang dengan warna yang lebih muda pada bagian-bagian tertentu.
Jika anda ingin memakai Jilbab Lukis yang sudah jadi, atau ingin berbisnis Jilbab Lukis yang Cantik dan Unik, anda bisa menghubungi saya di sini. Silahkan hubungi kontak yang tertera di bagian kaki/ bawah blog ini 🙂
Saya memproduksinya sendiri lho…. !
Diposkan pada Uncategorized

Jenis-Jenis Bahan Kain dan Karakteristiknya

Untuk membuat pakaian baik itu kemeja, kaos, celana, dll digunakan berbagai macam jenis kain atau bahan. Biasanya pemilihan jenis kain ini disesuaikan dengan fungsi dari pakaian itu sendiri. Misalnya pakaian bayi biasanya menggunakan bahan yang halus lembut dan nyaman dipakai, atau untuk kaos anak bisanya menggunakan bahan katun kombed. Untuk lebih menambah pengetahuan tentang kain kita akan membahas tentang jenis-jenis kain dalam beberapa artikel kedepan. Setelah googling kesana-kemari akhirnya dapet juga beberapa informasi tentang ini. Berikut adalah jenis-jenis kain:

1. Kain Katun
Kain katun adalah jenis kain rajut (knitting) yang berbahan dasar serat kapas. Terdapat jenis kain yang mirip dengan kain katun yaitu kain PE.Cara mudah membedakannya adalah apabila kain katun dibakar maka baunya seperti kertas atau kayu dibakar dan akan menjadi abu.

Keunggulan:
1. Tidak kisut apabila dicuci
2. Tidak luntur untuk bahan berwarna
3. Mudah disablon
4. Menyerap keringat.
5. Tidak berbulu

Untuk bahan kaos oblong sendiri banyak menggunakan jenis katun kombed, atau katun kardet. Banyak kaos kaos distro di Indonesia yang menggunakan jenis combed cotton 20s atau 30s. Untuk jenis bahan kaos ini kita akan membahasnya lebih dalam pada artikel selanjutnya.

2. Kain Pique atau sering disebut lacoste
Kain lacoste piquee biasa digunakan untuk membuat kaos polo/kerah/wangki. Untuk membuat kaos kerah tersebut biasanya digunakan kerah jadi. Kerah jadi adalah bahan kerah yang sudah jadi diproduksi oleh pabrik dan tinggal jahit. Kerah bikin adalah kerah yang dibuat sendiri oleh tukang jahit dengan menggunakan bahan yang sama dengan bahan kaos (katun kombed dan karded) dengan menambahkan kain keras di dalamnya.

3. Kain PE
Kain PE (Poly Ester) adalah kain yang tingkatnya berada di bawah katun.Bahan dasarnya adalah benang polyester. Sama dengan katun, PE jugatersedia dalam bentuk bahan kaos oblong, lacoste/adidas, maupun pike. Untuk kain kaos yang berbahan dasar PE bentuk dan teksturnya hampir mirip dengan kain kaos yang berbahan dasar katun (cotton). Cara mudah membedakannya adalah kain PE apabila dibakar maka baunya sepertiplastik dibakar, jalan apinya cepat dan akan menjadi arang.

Keunggulan:
Murah
Kelemahan:

Pada beberapa jenis PE untuk bahan kaos, kain ini rawan kisut apabila dicuci dan mudah luntur.
Pada jenis PE untuk bahan sweater, biasanya suka berbulu sesudah beberapa kali dicuci.

4. Light weight wools
Di kepala Anda, kain wol mungkin langsung identik dengan bahan yang berat. Untuk lightweight wools, sesuai dengan namanya, kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet).

5. Akrilit
Bahan untuk membuat kemeja. Biasanya dikombinasikan dengan rompi berbahan light weight wools

6. Cashmere
Bahan ini tergolong mewah, dengan kualitas prima. Jangan heran bila embel-embel price tagnya pun tergolong menguras kantung. Dipadukan dengan rok yang elegan ataupun dengan jeans saja, cashmere tetap terlihat mewah dan mahal. Semakin sering dicuci, bahan ini akan semakin halus. Tapi perhatikan dulu, tidak sembarang cuci, karena mencucinya pun dilakukan dengan shampoo.

7. Jersey
Untuk bahan satu ini, agar jatuhnya enak dan terlihat oke melekat di lekuk tubuh Anda, pilih yang bahannya agak berat. Satu ukuran lebih besar akan menghindari kesan pakaian melekat ketat yang tidak enak dilihat.

8. Denim
Tidak ada yang tidak mengenal dan sayang pada jenis bahan satu ini. Denim alias bahan jeans, dicintai semua kalangan. Semakin gelap warnanya, semakin mudah mencari padanannya. Selain itu juga denim yang berwarna gelap akan terlihat lebih rapi dan formal daripada yang terang dan belel.

9. Linen
Kain cantik ini berkerut. Tapi jangan sampai kerutannya malahan menganggu penampilan Anda.

10. Lycra
Lycra biasanya dipadukan dengan bahan pakaian lainya, karena kandungannya hanya beberapa persen saja. Tapi bahan pakaian yang terbuat dari unsure lycra akan lebih tahan lama kerapiannya.

11. Paragon
Jenis kain yang halus seperti kapas.Umumnya digunakan bahan pembuatan Baju Basket. Kualitas IBL Indonesia

12. D’Tree
Kain berpori penyerap keringat. Biasanya digunakan untuk bahan baju basket juga.

13. Baby Tray
Jenis kain yang bersifat tebal dan halus serta tidak berbulu. Bagian dalamnya lembut seperti selimut. Biasa digunakan untuk bahan Jumper/Sweeter.

 

Diposkan pada ARTIKEL

Jenis-Jenis Benang

Benang, biasanya digunakan untuk menjahit baju. Tapi untuk benang tertentu, biasanya bisa digunakan sebagai pemanis baju tersebut. Begitu juga dengan pita. Pita biasa digunakan sebagai pemanis media apa saja. Karena pada dasarnya sifat pita adalah memang sebagai pemanis.

Ada beberapa jenis benang yang biasa digunakan. Tentunya sesuai dengan kebutuhan. Yaitu seperti tsb dibawah ini :
1. Benang Jahit
Untuk sebagian besar orang, pasti sudah mengenal benda tersebut. Hampir disetiap rumah pasti ada benang jahit. Karena benda tersebut berfungsi untuk menjahit bahan yang sobek seperti dalam keadaan darurat. Sebelum akhirnya memutuskan untuk pergi ke tukang jahit untuk merapikannya. Selain itu benang jahit juga mudah didapat. Cara penggunaannya juga sangatlah mudah. Tidak perlu ada pelajaran khusus untuk menggunakan benang tersebut.
2. Benang Bordir
Bahan dan tekstur benang bordir sebenarnya tidak jauh berbeda dengan benang jahit. Benang tersebut mempunyai nama yang berbeda karena fungsi dan ukurannya. Untuk melakukan bordir, memang perlu banyak bahan benang. Seperti yang biasa anda temukan. Oleh karena itu, benang tersebut biasanya di packing dalam ukuran yang besar. Agar tidak cepat habis saat membordir bahan. Warnanya pun macam-macam. Sama seperti benang jahit.
3. Benang Rajut
Benang rajut ini memang sedikit berbeda dengan kedua benda tersebut diatas. Karena selain volume benangnya yang lebih tebal, fungsinya pun berbeda. Biasanya benang rajut ini digunakan untuk membuat sesuatu. Seperti lukisan, pakaian, topi, sepatu, dll. Warnanya pun lebih beragam. Bahkan seperti contoh pada gambar ini, dalam satu gulungan, ada lebih dari satu warna yang berbeda-beda. Unik bukan 🙂
Untuk memanfaatkan benang ini, perlu ada latihan khusus. Yaitu cara merajut. Karena merajut tidaklah semudah kelihatannya. Meskipun menurut saya sendiri, merajut terlihat sangat susah.
4. Benang Wol
Benang wool ini juga memiliki fungsi yang sama seperti benang rajut. Yaitu untuk merajut. Hanya saja tekstur nya sedikit berbeda dengan benang rajut. Benang ini lebih berbulu. Volume benangnya juga agak renggang. Namun alternatif warna yang tersedia, tidak se-unik benang rajut. Benang ini biasanya hanya ada satu warna ditiap gulungannya. Namun bisa beraneka ragam seperti benang jahit.
Memanfaatkan benang wool juga sama seperti benang rajut. Karena memang bentuknya yang hampir sama dengan benang rajut.
5. Benang Sulam
Jenis benang ini biasanya bukan digunakan untuk menjahit baju atau menyambung bahan. Benang ini biasanya digunakan sebagai penghias bahan. Yang biasa ada pada pakaian, kerudung, taplak meja, mukena, dll. Volume benang sulam sedikit tidak lebih tebal dari benang rajut. Warnanya pun beraneka ragam. Biasanya dalam satu gulungan terdapat satu warna. Dan warnanya pun bisa bermacam-macam. Untuk memanfaatkan benang sulam ini, yaitu menyulam dengan membentuk suatu gambar, juga memerlukan keterampilan khusus. Sama seperti menggunakan benanang rajut, untuk merajut. Tapi bisa dipelajari secara otodidak, selama ada kemauan.
Benang jahit adalah sarana produksi yang harus diperhatikan kualitasnya. Benang jahit yang berkualitas, tidak mudah putus, kuat, elastis, akan menghasilkan jahitan yang awet. Ada beraneka macam jenis benang. Ada benang khusus untuk menjahit, menyulam, membordir, dan benang khusus mesin-mesin jahit konveksi. Mesin jahit overdeck, mesin bordir, mesin obras memiliki jenis benang yang berbeda. Tiap mesin jahit memiliki jenis benangnya sendiri. Perbedaan benang terletak pada tekstur, bahan dasar benang, kegunaan, dan fungsinya. Pada benang jahit untuk mesin yang memiliki aneka warna, diberi nomor yang menunjukkan nomor seri warnanya. Pada beberapa jenis benang, selain menunjukkan nomor seri warna, kode nomor seri juga digunakan untuk menunjukkan tingkat ketebalan benang. Secara umum, menurut bahan dasarnya, benang jahit dibedakan menjadi empat macam, antara lain:

Benang jahit

Benang jahit berasal dari berbagai macam serat, baik serat alami maupun serat imitasi. benang yang terbuat dari serat alam misalnya benang sutra dan benang katun. Benang yang terbuat dari serat imitasi misalnya benang polyster dan benang nilon. Benang jahit ini secara luas digunakan pada usaha konveksi. Benang jahit memiliki tekstur yang halus dan lembut.

 

Benang kasur

Benang kasur disebut juga benang jagung. Benang ini bertekstur kasar, diameter besar, dan kuat. Selain untuk menjahit kasur, benang dari serat selulosa ini juga digunakan untuk aplikasi hiasan pada pakaian.

 

Benang stainless

Benang stainless disebut juga benang logam. Bahan dasar benang ini terbuat dari logam. Benang stainless bertekstur lembut, tipis, namun kuat. Benang ini berwarna gold atau silver yang mengkilap. Benang stainless digunakan untuk menghias pakaian, baik secara manual maupun dengan mesin. Benang ini dapat  digunakan pada mesin bordir untuk menghasilkan efek mengkilat yang mewah.

Benang karet

Benang karet dibuat dengan material dasar karet. Benang karet ini bersifat lentur. Benang karet digunakan pada mesin-mesin jahit konveksi, seperti pada mesin obras dan mesin bordir.

Selain jenis benang di atas, dikenal juga jenis benang berdasarkan kegunaannya. Benang wol digunakan untuk merajut, benang bordir yang halus dan mengkilap digunakan untuk menyulam dengan mesin, benang sulam digunakan untuk menyulam dengan tangan, benang mouline digunakan untuk menghias, benang obras digunakan khusus untuk mesin obras dan lain sebagainya.

Di pasaran terdapat aneka merk benang. Benang yang berkualitas baik biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal. Ciri utama benang berkualitas baik adalah benang yang tidak mudah kusut. Benang berkualitas baik akan kuat dan tidak mudah putus, sehingga jahitan yang dihasilkan pun akan awet. Pemilihan benang yang berkualitas baik akan memaksimalkan hasil produk konveksi. Jadi, ketelitian diperlukan untuk memilih benang yang bagus.

Mungkin masih banyak lagi jenis benang, selain yang saya sebutkan diatas. Tapi untuk saat ini cukup saya berikan alternatif benang yang memang biasa atau banyak digunakan disekitar kita.
Semoga memberi manfaat untuk teman-teman semua yang membacanya.
Diposkan pada ARTIKEL

Psikologi dan Arti Warna

gamis jersey

Warna pakaian yang Anda pilih ternyata menyampaikan pesan pada orang di sekeliling. Pesan itu bisa berarti menyejukkan, menggoda, gembira, atau menakutkan. Beberapa contoh psikologi warna dalam kehidupan sehari-hari misalnya, petugas keamanan yang memakai warna biru tua menyampaikan pesan berwibawa dan berkuasa, juru rawat yang memakai seragam warna hijau pupus menyiratkan kesan tenang dan damai.

Leatrice Eisman, seorang konsultan warna dan penulis buku More Alive With Color, memberi arti dari warna-warna favorit Anda.

Biru
Arti: kesetiaan, ketenangan, sensitif dan bisa diandalkan.
“Biru memiliki arti stabil karena itu adalah warna langit,” kata Eisman. Meski langit kelabu dan akan hujan, kita tahu di atas awan-awan itu warna langit tetaplah biru.

Kapan dipakai: Biru tua lebih cocok untuk acara formal atau seragam, sementara biru muda untuk yang sifatnya non formal. “Untuk memberi kesan humor dan kreatifitas, cobalah campuran warna biru dan ungu,” kata Eisman.

Keabu-abuan
Arti: Serius, bisa diandalkan dan stabil
Warna abu-abu adalah warna alam. Di luar sana warna abu-abu merupakan warna yang permanen, misalnya batu atau karang.

Kapan dipakai: “Abu-abu adalah warna yang kuat dan praktikal,” kata Eisman. Saat wawancara kerja, pilih busana warna ini untuk menunjukkan Anda orang yang bertanggung jawab. Tapi bila warna ini dipakai dari atas hingga ke bawah Anda akan dianggap orang yang membosankan. Beri sentuhan warna lain, misalnya atasan bercorak, sepatu cantik, atau anting-anting yang manis.

Merah muda
Arti: Cinta, kasih sayang, kelembutan, feminin
Warna yang disukai banyak wanita ini menyiratkan sesuatu yang lembut dan menenangkan, tapi kurang bersemangat dan membuat energi melemah.

Kapan dipakai: Bila ingin memberi kesan lebih sensual, jangan gunakan warna ini, kata Eisman. Warna pink yang lembut cocok untuk acara kencan yang romantis, bukan menggairahkan.

Merah
Arti: Kuat, berani, percaya diri, gairah
Merah adalah warna yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Warna ini tak cuma memengaruhi psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat.

Kapan dipakai: Ini adalah warna yang dinamis dan dramatis. Bila dipakai dalam dunia profesional memiliki kesan yang sangat kuat. Tapi jangan gunakan baju merah saat wawancara kerja. “Warna ini bisa menimbulkan konflik saat negosiasi,” kata Eisman. Kenakan warna merah hanya sebagai aksen, misalnya kamisol merah yang dipadankan dengan blazer abu-abu.

Kuning
Arti: Muda, gembira, imajinasi
Warna kuning akan meningkatkan konsentrasi, itu sebabnya warna ini dipakai untuk kertas legal atau post it. Kuning juga merupakan warna persahabatan. Jadi Anda sudah bisa menebak jika si dia memberi mawar kuning saat Valentine.

Kapan dipakai: Banyak orang yang kurang pede memakai warna ini karena takut terlihat mencolok. Padahal warna kuning hadir dalam berbagai variasi, mulai dari pastel hingga kuning cerah. Bila Anda tak nyaman dengan busana warna ini, padankan dengan sesuatu yang Anda sukai, misalnya tas bunga-bunga warna kuning.

Hitam
Arti: Elegan, kuat, sophisticated
Hitam punya reputasi buruk. Warna ini dipakai oleh para penjahat di komik atau film. Hitam juga melambangkan duka dan murung. Tapi, hitam juga punya sisi lain, misalnya saja untuk menyatakan sesuatu yang abadi, klasik, dan secara universal dianggap sebagai warna yang melangsingkan.

Kapan dipakai: Khawatir Anda akan memakai gaun dengan warna sama dalam pesta? Tambahkan sedikit keceriaan, misalnya gunakan perona mata cerah, kalung bebatuan, cat kuku warna merah, atau stiletto warna silver. Warna hitam mudah dipadukan dengan aksesori jenis apa pun.

Hijau
Arti: Kesejukan, keberuntungan, dan kesehatan.
Hijau melambangkan alam, kehidupan, dan simbol fertilitas. Para pengantin di abad 15 menggunakan gaun pengantin berwarna hijau.

Kapan dipakai: Warna hijau cocok dipakai untuk sore hari. Sedangkan hijau pastel cocok untuk siang hari. sumber : kompas

Diposkan pada Uncategorized

Warna Bajumu Tentukan Suasana Hatimu !

409635_10151017287697632_518911404_n

Selalu ingin tampil menarik, ini wajar terjadi pada setiap orang. Penampilan selalu menjadi nomor satu, bahkan sampai dengan detil pemilihan warna pakaian yang akan dikenakan.

Tak jarang, kita kesulitan mencari warna pakaian yang sesuai dengan kulit, make-up, aksesori, atau padanan yang lain. Ternyata warna pakaian pun turut memengaruhi suasana hati. Para ahli terapi pun menggunakan warna pakaian untuk mengatasi gangguan moodseseorang.

“Seseorang akan bereaksi sesuai dengan warna pakaian yang digunakan. Misalnya ketika Anda menggunakan pakaian warna merah, dapat membuat jantung berdetak lebih cepat. warna pakaian ini tidak hanya memberi pengaruh pada si pemakai, tapi juga orang-orang di sekitarnya,” kata direktur eksekutif The Color Association di Amerika Serikat, Leslie Harrington pada Shine.

Penampilan memikat, tidak hanya dilihat dari riasan wajah. Suasana hati pun turut menentukan kesempurnaan penampilan. Salah satu cara paling mudah, adalah dengan menggunakan warna pakaian yang dapat menciptakan mood positif.
Bahkan, pakar psikologi pun menggunakan teori warna sebagai terapi . Mereka meyakini jika pola reaksi seseorang tercipta berdasarkan tingkatan sosial, budaya, hubungan antar pribadi, dan warna.
“Saat kita menggunakan warna hijau misalnya, warna ini mampu memberikan efek menenangkan jiwa,” papar psikolog dari Universitas Rochester, Elliot Andrew Elliot, Ph.D pada Huffington.
Berikut beberapa pilihan warna, yang dapat membangun suasana hati. Silahkan menggunakannya saat Anda membutuhkan suntikan semangat positif.
Yang mana warna pakaian Anda?

Merah
Warna ini dipercaya dapat menarik perhatian orang. Juga berkaitan dengan hal yang membangkitkan hasrat, cenderung kuat, dan penuh perlawanan. Selain memunculkan kesan dramatis, merah juga dapat membuat Anda lebih bersemangat.

Merah jambu
Biasa dikenal dengan sebutan pink, merupakan salah satu warnayang identik dengan wanita. Merepresentasikan hal alami dan memberi kesan feminin. Warna pink ini dapat memberikan rasa tenang dan meredam emosi dengan baik.

Jingga
Ingin mengingkatkan rasa percaya diri? Coba kenakan pakaian berwarna jingga. Warna ini cocok digunakan saat Anda akan melakukan presentasi kerja, untuk kesan enerjik.

Kuning
Mengenakan pakaian berwana cerah seperti kuning, dapat merubah suasana hati Anda menjadi lebih bersemangat. Tak hanya itu, warna kuning juga membuat tampak lebih muda dan melambangkan keceriaan.

Hijau
Ini adalah warna yang identik dengan lingkungan. Warna ini juga membuat suasana hati menjadi lebih santai dan memberikan energi positif.

“Sebuah literatur menunjukkan bahwa hijau adalah warna yang mampu menenangkan. Warna ini diasosiasikan dengan perkembangan dan alam,” kata psikolog dariUniversitas Rochester, Elliot Andrew Elliot, Ph.D dalam Huffington.

Biru
“Secara psikologis, biru adalah kebalikan dari warna merah, yaitu meredam emosi,” kata Harrington. Warna favorit Ratu Elisabeth II ini erat dengan langit dan laut, tentunya dapat membuat suasana hati Anda menjadi lebih tenang dan damai.

Ungu
Mengekspresikan kekuatan dan kreatifitas. Ungu juga merupakan pilihan warna yang tepat, saat Anda menghadiri meeting dengan klien. Selain itu, ungu juga memberi kesan mewah dan elegan.

Cokelat
Warna cokelat merupakan warna yang mampu merubah mood Anda menjadi lebih stabil dalam menghadapi berbagai situasi. Ketika menggunakan warna ini, Anda akan terlihat sebagai orang yang dapat dipercaya, simpel, dapat diandalkan, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

Hitam
Ini merupakan warna andalan para wanita. Memberikan kepercayaan diri, sekaligus menyamarkan bentuk tubuh yang kurang sempurna. “Warna pakaian ini memberi kesan formal dan elegan,” kata Harrington. Jika Anda menggunakan pakaian berwarna hitam, artinya Anda sedang menciptakan rasa segan bagi orang yang melihatnya.

Putih
Saat membutuhkan ketenangan, pakaian berwarna putih akan segera mengubah suasana hati menjadi lebih damai. Putih juga identik dengan rasa ingin menyatu dan pribadi yang sederhana.

sumber : VIVAlife

Diposkan pada ARTIKEL

Panduan Standar Ukuran Konveksi

Apakah usaha anda bergerak di bidang konveksi ?
Atau anda seorang suplier, distributor, dan agen produk-produk fashion ?
Atau anda adalah orang yang suka berbelanja online ?
Berikut ini adalah Tabel Ukuran BAJU ATAU GAMIS yang bisa dijadikan panduan untuk memilih pakaian.

UKURAN XS S M L XL XXL

BAHU 36 37 38 39 40 41

DADA 84 88 92 96 100 104

PINGGANG 78 82 86 90 94 98

PANJANG BLUS 81 83 83 85 85 85

PANJANG GAMIS 138 138 138 138 138 138

PANJANG LENGAN 57 58 58 59 59 59

TABEL UKURAN CELANA S M L XL

LINGKAR PINGGANG 64 64 72 76

LINGKAR KAKI BAWAH 40 40 44 46

PANJANG CELANA 103 103 105 105Selamat mencoba 🙂

Diposkan pada ARTIKEL

Cara Memanfaatkan Kain Perca Batik

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kain perca sangat bermanfaat, terutama kain perca batik khususnya. Biasanya setelah sehelai kain selesai dijahit atau dibuat pakaian, sisanya akan terbuang sia-sia. Padahal sisa-sisa kain itu masih bisa dimanfaatkan menjadi bermacam-macam kerajinan yang fungsional.

Ada beberapa jenis kain perca batik yang masing-masing berbeda jenis bahan. Dua diantaranya yang paling banyak adalah jenis kain batik dari bahan katun dan sunwosh.

Kain perca batik bisa dimanfaatkan menjadi beberapa bentuk kerajinan yang fungsional dan bernilai jual, misalnya :

1. Tas

2. Sandal

3. Taplak meja

4. Sprei, sarung bantal dan sarung guling

5. Tudung saji dan tutup gelas

7. Bros

8. Keset

9 . Rok atau daster, dan lain-lain

Memanfaatkan kain perca sebagai bahan baku utama pembuatan aneka kerajinan ternyata bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Dari kain sisa jahitan yang awalnya tidak bernilai, bisa dikreasikan menjadi berbagai macam produk kerajinan yang memiliki fungsi dan harga jual cukup tinggi.

Dengan memproduksi aneka macam produk kerajinan kain perca, tentunya Anda bisa membidik pangsa pasar yang cukup luas. Sebut saja produk kebutuhan rumah tangga seperti bed cover, sprei, keset, dan lain-lainbisa Anda pasarkan untuk kalangan ibu-ibu. Sedangkan untuk produk boneka, kotak pensil, tas, dan dompet handpone, bisa Anda tujukan untuk konsumen anak-anak maupun kaum remaja.

Untuk memulai bisnis kerajinan kain perca, ada beberapa persiapan yang harus Anda perhatikan.

1. Pertama-tama tentukan ide dan desain produk yang akan Anda produksi. Sesuaikan desain yang Anda buat dengan target pasar yang ingin Anda bidik. Contohnya saja desain warna-warni cerah untuk konsumen anak-anak dan remaja, sedangkan untuk konsumen ibu-ibu bisa memilih desain yang lebih simpel dengan warna yang lebih kalem.

2. Perluas pengetahuan dan kemampuan Anda dengan membaca buku-buku kreasi perca maupun searching model-model baru dari internet. Langkah ini cukup penting agar produk Anda tidak ketinggalan zaman.

3. Persiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung. Mulai dari mesin jahit, benang, jarum, gunting, dan lain sebagainya.

4. Jalin kerjasama dengan pemasok kain perca. Bisa saja Anda mendapatkan kain perca dari tukang jahit di sekitar kota Anda, atau dari toko-toko kain yang memiliki sisa potongan kain cukup banyak. Bisnis kerajinan kain perca termasuk salah satu peluang usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil namun menjanjikan untung yang cukup besar bagi pelakunya. Bahan baku kain perca bisa Anda dapatkan dengan harga murah meriah dari para penjahit maupun pabrik konveksi yang ada di sekitar lokasi Anda. Bahkan bila Anda sudah menjalin hubungan baik dengan pelaku bisnis konveksi, pasokan potongan kain sisa bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma alias gratisan dari rekanan bisnis Anda.

Kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha yaitu tingkat persaingan produk yang semakin ketat. Saat ini sudah banyak pelaku bisnis yang memproduksi aneka macam barang daur ulang untuk merebut perhatian konsumen. Selain itu, terkadang bahan kain perca yang Anda dapatkan tidak semuanya berkualitas bagus. Hal ini membuat kualitas produk Anda juga akan ikut menurun. Karenanya untuk menghindari resiko tersebut, sebelumnya lakukanlah penyortiran untuk memisahkan kain perca yang berkualitas bagus dan yang kurang berkualitas.

Strategi Pemasaran

Dalam memasarkan produk kerajinan daur ulang, Anda bisa menitipkan hasil kreasi yang telah dibuat ke beberapa kios souvenir maupun toko perabot rumah tangga yang ada di sekitar lokasi bisnis Anda. Dengan strategi pemasaran tersebut, Anda bisa menggunakan sistem konsinyasi (titip jual) maupun sistem jual putus kepada partner bisnis Anda.

Selanjutnya Anda juga bisa memperluas pasar dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran maupun bazar produk UKM yang diadakan pihak pemerintah maupun swasta. Melalui event seperti pameran dan bazar, Anda bisa mengenalkan produk kerajinan daur ulang kain perca kepada masyarakat luas, sehingga peluang Anda untuk mendapatkan pelanggan maupun partner kerja yang cukup potensial semakin terbuka lebar.

Strategi promosi juga bisa Anda jalankan melalui jaringan internet. Sekarang ini peran media online bagi pemasaran produk sudah tidak perlu diragukan lagi, jadi Anda bisa memanfaatkan kondisi tersebut dengan membuat website, blog, facebook, twitter, atau bergabung dengan forum-forum diskusi via online untuk memperluas peluang pasar yang Anda miliki.

Kunci Sukses

Kreativitas dan ketekunan Anda dalam merangkai potongan-potongan kain sisa menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, menjadi kunci kesuksesan bagi Anda ketika menjalankan bisnis daur ulang kain perca. Meskipun kejenuhan terkadang menghampiri Anda ketika memproduksi aneka macam kerajinan, namun dengan tekad dan niat yang kuat, Anda bisa melalui hambatan tersebut dan terus berkarya menciptakan produk-produk baru yang diinginkan para konsumen. Carilah ide-ide segar untuk menciptakan produk baru yang tentunya digemari para pelanggan. Dengan memanfaatkan kain perca sebagai peluang usaha, untung jutaan rupiah pun bisa Anda dapatkan setiap bulannya. Semoga informasi peluang bisnis untuk pekan ini bisa menjadi inspirasi usaha bagi para pembaca. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang.

Ayo berbisnis !

ad ae

af ag

ah ai

aj

Jika anda bingung dan kesulitan di mana bisa mendapatkan kain perca tersebut, anda bisa menghubungi kami.

Kami siap melayani kebutuhan kain perca batik untuk usaha anda 🙂